Thursday, 7 August 2014

-

people come and go, thats a life. we have to deal with it. 

its not a cruel, yes it hurt you. you feel the pain. Husnuzon, bersangka baik dengan Allah. maybe there a reason they left you. there a reason why Allah take them back from you. all thing happen for a reason.

p/s : for you guys, thanks for the memories. you guys a the best gift i ever had. even sekejap je kita kenal, kita rapat. benda tu sangat bermakna. thanks :')


Thursday, 31 July 2014

I wish i can turn back time when i was a kids. No problem, no feeling heartache and There's always a smile on your face. 


Im down totally, feeling like i ruin everything, im just a negative person and will ever change. Im not deserve to be happy. Yeah, hidup ni umpama roda, kadang kadang kita dekat bawah kadang kadang kita dekat atas. You've deal with it. It shows how strong we are. But... Im not that strong 😔

Monday, 21 July 2014

-

sometimes we didnt realize what are we do right now was wrong, totally :( 
haihh, may Allah protect us and help us to get jannah 

Sunday, 20 July 2014

-

maybe this is the best way for us. i accept it. as long you're happy then im okay with it :)

Friday, 18 July 2014

-

The moment when you feel tired & give up on something Yes this is what i feel right now. Even i dont want too. But.. Haih 😔

Friday, 11 July 2014

-

" HATI "

haha, sometimes i didnt get it. what is wrong with my feeling. what is wrong with me. why im being like this? semua persoalan dalam kepala. why i just cant stop? why? why? oh why? maybe there's a reasons. inshaAllah, i wish the best for me, for you. Allah know how i feel, He know what the best for us, our heart's belongs to Him so let He decide for whom it should give it to. 

so tenang lah wahai hati, you already do what the best for you, now berserah please  




Saturday, 5 July 2014

.




it is not about religion anymore, it's about humanity. where are you humanity as a person? how could you kill a children who actually do nothing to you .MashaAllah, this is heartbreaking. they are such a strong person facing this, i couldn't imagine if i'm on their situation. may Allah protect my brothers and sisters in gaza and grand them to jannah, aamiin.  lets keep dua's for them. besides, its a month full of blessing

#prayforgaza

Wednesday, 2 July 2014

story time

this story i heard from my brother, dia baru balik from china because of program amal dekat sana. one of kampung islam at china. Ada seorang warga china islam , hidupnya tidak lah senang. ketika di surau or masjid (im not sure about this one) he saw this one guy yang duduk mcm dekat tangga surau mcm tu lah, this guy sebenarnya pensyarah my brother. maybe warga china islam ni nampak pensyarah ni macam pensyarah ni mcm pelancong yang sesat and susah so dia bagi duit dekat pensyarah tersebut.

from this short story, in my opinion lah warga china islam tu sifat dia sangat lah mashaAllah, dia mcm still bantu orang walaupun dia pun takdalah senang mana. maybe he know dengan memberi  Allah akan memberi dia something yang berlipat kali ganda. i not sure what other's feeling, but for me sangat terharu dgn tindakan dia and sifat dia sepatutnya menjadi contoh dekat kita. kadang kadang kita tak sedar, bila orang yang memerlukan bantuan kita, apa kita lakukan, ada yang buat buat tak nampak,  padahal apa yang ada dekat kita sekarang bukan lah milik kita. tapi Allah, tapi kita kadang kadang susah nak memberi.

kadang kadang kita taku kita ditipu, but if niat kita baik, ingin bantu. inshaAllah takda apa :) tipu tak tipu biar lah antara dia dengan Allah. asalkan kita sudah membantu

Ramadhan

i know maybe it already too late, but still for all muslim salam Ramadhan, semoga ibadah kita dipermudahkan pada Ramadhan kali ini. dan semoga apa ibadah ataupun perubahan yang menjurus ke arah kebaikan yang kita lakukan padan bulan yang mulia ini terus kekal :) aamiin

Saturday, 28 June 2014

-

sometimes i just don't understand what exactly i want in my life, it never stop playing in my head and yes i do feel like want to go far away from all this,  far away from the others.

Friday, 27 June 2014

27 june 2014 // Friday

I guess june is still my month. Here the story begin, Siti and i suppose to meet Fatin at Bandar Sri Damansara today since dah berzaman tak jumpa budak kecik ni, and i have to give her handsock that she bought from me.  Around 3pm , pick up siti  then go to fatin's house. Bila dah sampai of course you'll call her or whatsoever lah. so, i ask siti to whatsapp her. But guess what? siti told me that fatin with her cousin at Wangsa Maju, what do you expect? of course i got mad. rasa macam ' haih budak ni ' . lagi lagi dengan mood tak baik  because of "something", so makin macam hmm faham faham lah. But positive je lah, maybe she has a reasons. Then Siti ajak makan dekat tempat sepatutnya makan dengan Fatin. At first ada juga ajak siti makan dekat one utama but she keep on refuse. so okay lah ikut je lah groupbase pun groupbase lah. 

Sampai je groupbase order makan, borak apa semua then someone come from my back and close my eyes. automatic keluar my karate,  kaki sampai terangkat punya terkejut. Nasib baik takda sakit jantung. kalau ada? haaa . Okay back to the story, tengok tengok Fatin, masatu macam " budak ni muncul mana? " i keep on asking her " datang dengan siapa?" "jalan kaki?" " siapa hantar?" but dia boleh buat loya buruk -.- okay  then abaikan jelah, borak lagi. Then, fatin kata nak jumpa cousin. so macam " okaaay " and once again she come but  holding a slice of cake while sing me a birthday's song. i almost crying, but public public kena cover.


After that pergi DPC jalan jalan, menikmati keindahan Alam then balik. sampai rumah, Fatin call. She told me yang dia ada tertinggal barang dalam kereta. pergi lah check, sekali a there's a gift inside my car. it's from her and her brother. surprise for the third times, it was a dress. sangat cantik. thankyoou :') it was a simple celebration but it made my day, seriously


p/s : to those how treat me, give me a gift and even wish me. thankyou so much :') i do appreciate all single things you guys do for me. sometimes i do feel like its not my month anymore, but you guys never failed to make feel " oh it still my month " thanks again !


here some pic ;

a slice of cake that she gave to me




Thursday, 26 June 2014

Life


Sometimes i'd rather keep it alone than telling anyone how i feel, its not a worth it pun telling you're sad, why you're sad, who the one who makes you sad, mad and all that. It wont change anything. Maybe they will try to make you laugh but it wont change anything. Even you post something to make someone feel mcm " oh terasa nya aku" or maybe " or kau tweet/post pasal aku? " 


No one will understand how you feel except for Allah, He the one who knew you well, how i feel all this time. Trust me im not strong enough, im not the one who can smile everyday. Hidup kan? Ada masa kita naik ada masa kita jatuh. 

But i never denied it good to have someone to be our good listener, its okay with it. But if telling on public macam ntah, no cmnt :) 

Wednesday, 25 June 2014

pray


indeed , Allah always there for us to be our good listener, and He knows what is in every heart :)

Wednesday, 18 June 2014

last paper


tomorrow is THE DAY. i cant wait for THE DAY. i need a break, i need holiday ! seriously . so akaun please im begging you, be nice to me. dont make me cry for the second time for my last paper . cukuplah sem lepas sahaja.

goodluck for me ! pray the best . A for akaun ! dean's list. aamin aamin :)

Monday, 16 June 2014

appreciate


its not the hard things pun kan nak appreciate orang? appreciate a single thing she/he made for you. dia dah try her/his best to help you then end up dia dapat something or i should said "makian" from your friend?

DO APPRECIATE PEOPLE PLS ! 

Saturday, 14 June 2014

15/6/2014

BERSALAH?

yes this is how i feel right now, rasa bersalah yang berbakul-bakul and i hate this feeling. sangat ! the thing will never get out from your head. it will keep on playing till haih. kadang kadang boleh bawa sampai mimpi -.-

Thursday, 22 May 2014

sabar

" biar orang buat kita, kita jangan buat orang " 

im kindaa love this word, it teach us to be patient. biar lah besar mana orang sakitkan hati kita, buat kita sedih, abaikan kita atau apa sekali pun . kita kena sabar and terus bersabar. itu lah benda yang paling penting kita kena terapkan dalam diri kita. jangan pernah sesekali berdendam :)

Sunday, 11 May 2014

Sebiji epal bertukar cinta

Lama Abu Salih bertafakur di pinggir sungai itu. itulah rutin hariannya. hati dan jiwanya diserahkan sepenuhnya kepada Allah Tiada lain yang sedang difikirkannya ketika itu selain kebesaran Allah. sememangnya beliau  adalah seorang yang begitu warak.

Tiba-tiba matanya terpandang sebiji epal yang sedang terapung-rapung di sungai itu. terus saja perutnya terasa lapar. Dari tadi beliau memang belum lagi mengalas perutnnya dengan sebarang makanan. lalu tanpa berfikir panjang, beliau pun mencapai buah itu dan terus memakannya.

sedang menikmati kelazatan epal itu, tiba- tiba sesuatu terlintas di fikirannya . " astaghfirullahalazim ! epal itu sudah pasti ada tuannya ". Perasaan bersalah serta merta menerpanya. Beliau benar-benar mahu meminta maaf kepada pemiliknya.

Bingkas beliau bangun dan berjalan menyusuri sungai itu. Pada fikirannya pasti pohon epal itu ada di bahagian hulu sungai itu. Tidak berapa lama kemudian, beliau terlihat sebatang pohon epal yang dahannya berjuntai ke dalam sungai. Abu Salih yakin itulah pohon epal yang dimakannya itu. Rasa takut terhadap kemurkaan Allah dan kemarahan pemilik epal itu kerana telah mengambil sesuatu yang bukan haknya tanpa izin menyebabkan hatinya berdebar-debar. Rasa takut dan bersalah itu membuatkan kakinya semakin laju melangkah sehingga beliau bertemu sebuah rumah di pinggir sungai itu.

" Mungkin ini rumah tuan punya epal ini ". fikirnya. Tanpa pengetahuannya, rumah itu dimiliki oleh wali Allah bernama Abdullah.

Beliau segera memberi salam. Tidak lama kemudiannya, salamnya berjawab dan beliau dipersilakan masuk ke rumah itu.

" saya ingin meminta maaf kepada tuan kerana telah makan sebiji epal milik tuan yang hanyut di sungai tadi. " Abu Salih terus memulakan bicara.

Abdullah terdiam seketika. Hatinya terdetik, 'Pemuda ini sangat baik.' lalu Abdullah berkata, " Baiklah, aku akan memaafkanmu. Tapi dengan syarat, kamu perlu tinggal denganku selama 12 tahun dan membantu aku dengan kerja-kerjaku."

Tanpa berfikir panjang, Abu Salih terus bersetuju dengan syarat itu. sebenarnya Abdullah hanya mahu menguji sejauh mana kejujurannya sewaktu meminta maaf tadi dan sedalam mana ketakwaanya kepada Allah.

Abu salih pun tinggal di rumah  itu selama 12 tahun . Sepanjang tempoh itu, beliau melakukan apa saja kerja yang disuruh oleh Abdullah tanpa sebarang rungutan dan keluhan. Dalam masa yang sama, beliau tetap meneruskan ibadahnya kepada Allah tanpa culas.

Setelah genap 12 tahun, sekali lagi Abu Salih menemui Abdullah. " saya memohon maaf sekali lagi atas kesalahan saya memakan epal tuan tanpa izin dulu. sekarang, saya sudah menunaikan janji untuk tinggal di sini selama 12 tahun. jadi saya meminta izin untuk pulang ke kampungsaya semula," katanya

Abdullah terus menjawab, " Aku bersedia memaafkanmu dengan syarat, kamu mesti berkahwin dengan anakku yang cacatnya. seluruh panca inderanya hilang. matanya buta, telinganya pekak, mulutnya bisu dan anggota tubuhnya juga cacat. jika kau menerima syaratku ini, aku akan memaafkanmu dan mengizinkan kamu pulang ke kampungmu."

Abu salih terdiam. Syarat pertama untuk tinggal selama 12 tahun sudah dipenuhi. Tapi beliau masih belum dimaafkan. Sekarang, apakah beliau perlu berkahwin dengan anak Abdullah yang cacat itu semata mata untuk menuntut sebuah kemaafan dari Abdullah? kemaafan atas satu kesalahan kecil; makan sebiji epalnya tanpa izinnya? mahal sungguh harga sebuah kemaafan bagi Abdullah.

Abu salih serba salah. hatinya berbisik, hanya kerana sebiji epal, beliau harus menerima hukuman sehingga begitusekali. Berkahwin dengan seorang gadis yang cacat langsung tidak pernah terlintas difikirannya . Sedih, hiba, kecewa, semuanya bercampur aduk dalam hatinya. mengahwini seorang gadis cacat, apakah itu benar-benar takdir jodohnya? Aduh... Adakah ini  musibah atau hikmah dari Allah?

Lama beliau terdiam. Abdullah masih menantikan jawapannya. Akhirnya Abu Salih menjawab, " jika itulah yang perlu saya lakukan demi menuntut kemaafan dari tuan, baiklah saya bersetuju."

Abdullah tersenyum lebar. Beliau segera mengatur persiapan nikah antara anak gadisnya yang cacat itu dengan Abu Salih. Hatinya tidak putus-putus mengucapkan syukur. Akhirnya tanggungjawab menjaga anak gadisnya itu akan diambil alih oleh seorang pemuda yang tawaduk. beliau yakin Abu Salih tidak akan mengecewakannya.

Selepas penikahan, Abu salih menuju ke bilik pengantin untuk menemuinya isterinya. Hatinya berdebar-debar. Beliau tidak pasti bagaimanakah rupa fizikal isterinya itu kerana tidak pernah melihatnya. Malah beliau sendiri tidak pasti bagaimana beliau harus melayani isterinya kerana kecacatan isterinya itu bukanlah sesuatu yang mudah untuk ditangani.

Sebaik sahaja masuk ke dlam bilik pengantin, beliau melihat seorang gadis yang sangat cantik sedang menantinya dengan senyuman. inikah isterinya? ternyata isterinya tidak buta. Abu Salih pun memberikan salam dan dijawab pula oleh isterinya itu. sekali lagi Abu Salih terpingga-pingga. bukankah beliau pekak dan bisu? Bagaimana pula beliau boleh mendengar dan menjawab salamku? Mengapa ayah mertuaku menipu aku? subhanalah..mungkin ini ganjaran yang Allah berikah atas kesabaran aku selama 12 tahun ini.

Abu Salih segera menemui ayah mertuanya , Abdullah. Setelah memberi salam, beliau terus bertanya " wahai ayah. katamu dulu anakmu cacat anggota, pekak, buta dan bisu. Mengapakah ayah menipu saya? "

Abdullah tersenyum, " isterimu itu memag cacat dari segi kehidupan dunianya. Matanya belum pernah melihat lelaki lain selain muhrimnya iaitu aku. Mulutnya tidak pernah berkata sesuatu yang dusta. telinganya juga tidak pernah mendengar sesuatu yang nista . Anggota tubuhnya pula tidak pernah melakukan sesuatu yang dosa. jadi engkaulahyang selayaknya untuk beliau."

Mendengar penjelasan Abdullah, barulah Abu Salih mampu menarik nafas lega. Hatinya tidak putus-putus mengucapkan syukur kepada Allah. Ternyata harga sebuah kemaafan itu lebih dari sebutan di bibir. Sejak itu, Abu Salih membina kisah cintanya dengan isterinya itu. Cinta di bawah naungan redha Allah.


for me, this story was a wonderful story, mashaAllah a lot of moral value. Macam mana amanahnya Abu Salih, keranakan ingin memohon kemaafan dan takut akan kemurkaan Allah sanggup berkerja dengan Abdullah selama 12 tahun tanpa banyak soal malah sanggup bernikah dengan anak Abdullah yang dikatanya cacat. but dengan sifat kesabaran dia dan takut akan kemurkaan Allah. Allah kurniakan dengan jodoh yang baik :')

we never know

kadang kadang kita tak sedar, sihat tak semestinya tak boleh meninggal. kadang kdang manusia selalu fikir " alaa aku tak tua lagi buat apa nak beribadah " " aku muda lagi lah " " aku tak sakit pun " tanpa kita sedar ajal maut bukan ikut umur, ikut penyakit tetapi semua ketentuanNya .

last week, my bapa saudara meninggal without reason, tiba tiba masa tidur meninggal. siapa tahu? smalam gelak ketawa bersama then esoknya dia pergi kepada Penciptanya. no one know. hanya Allah mengetahu segalanya. so we as a human, as a hambaNYA sepatutnya sentiasa sedar, sentiasa bertaubat. memohon hidayahNYA agak sentiasa berada di jalan yang benar. kita hidup di dunia supaya memperolehi keredhaanNYA bukan enjoy sana sini.

Al-fatihah to my uncle, semoga ditempatkan ditempat orang beriman, aamiin

observation of heart


on 26 april 2013, i attended a great event i must say. the event was held at PICC, Putrajaya. i wish i could share it all what i received today. The talk mostly focusing on attachments that i know most of us have problem with. How we place the dunya, either in our hand or in or in our hearts. how we depend so much on others and we forget we've got Allah to depend on. how we expect so much from another human who can't possibly fulfill our expectation. We look for another person to fill us, to complete us when all that , only Allah can give us.

As many times that we need to shower to cleanse our bodies, that's how much or even more times that we need to bathe our hearts daily with remembrance of Allah by just reciting our istighfars everyday. Ask for Allah everyday in our 5times prayers daily to guide us to the straight path 17 times to be exact in our Al-fatihah " sirratulmustaqim " . May He keep us steadfast in the right path& guide us all the way.